Books Review,  First Pregnancy,  Si Mungil Baca

Si Mungil Baca Buku #3 (kebaikan itu menular, tularkan sebanyak-banyaknya)

Buku ketiga untuk si Mungil, masih setia dengan Beatrix Potter, kali ini judul bukunya ”Kisah Penjahit Gloucester”. Ceritanya lumayan padat, kata-katanya lebih banyak dari dua cerita sebelumnya. Mama yang bacainnya sambil bersuara jadi agak ngos-ngosan, tapi worth it banget karena makna yang didapatkan dan didengarkan oleh si Mungil dan seperti biasa oleh mamanya juga sangat mendalam, seperti biasanya.

Tentang Cerita:

Cerita kali ini berkisah tentang seorang kakek penjahit yang kurang mampu secara materil tapi memiliki talenta menjahit yang luar biasa. Karena itulah menjahit menjadi sumber pendapatan baginya di usianya yang sudah renta. Walau dikisahkan kekurangan materi, hidup yang sangat berkecukupan, tapi si kakek selalu berbuat baik dan sering menolong yang lain. Khususnya tikus-tikus di toko menjahitnya dan juga di rumahnya.

Ia sering menjahitkan pakaian untuk para tikus dari kain bekas, agar mereka tidak kedinginan, apalagi saat ini salju selalu turun setiap hari. Ia juga sering menolong tikus-tikus di rumahnya yang dijebak di bawah cangkir oleh kucingnya, untuk santapan malam.

Suatu hari kakek penjahit yang sudah renta itu mengalami demam selama 3 hari, padahal dia harus segera menyelesaikan jas dan gaun untuk calon presiden di acara pemilihan 4 hari lagi. Sebenarnya ia sudah selesai memotong semua kainnya, tapi belum sempat dijahitnya ia sudah terlanjut jatuh sakit.

Para tikus yang tahu hal itu kemudian berbondong-bondong bekerja sama menjahitkan jas dan gaun untuk menggantikan si kakek, agar jas dan gaun itu bisa selesai tepat waktu. Para tikus itu melakukannya untuk ”MEMBALAS KEBAIKAN” si kakek selama ini kepada mereka. Sedangkan tikus-tikus di rumahnya juga bekerja sama merawatnya selama sakit sampai kondisinya membaik.

Lalu bagaimana si kucing? Ia sangat marah kepada si kakek karena melepas semua tikus buruannya, sehingga makan malamnyapun lenyap sudah. Ia lalu minggat dari rumah dan meninggalkan kakek sendiri yang sedang sakit. Si kucing memutuskan untuk pergi ke toko saja. Sesampainya di toko menjahit si kakek, si kucing terkejut karena lampu di dalam toko menyala terang, namun ia tidak bisa masuk karena pintu terkunci, karena itu ia hanya mengintip dari balik jendela.

Saat itu dia melihat para tikus sedang bekerja sama membantu si kakek menjahit jas dan gaun yang harus sudah jadi esok hari. Muncullah kesadaran darinya, bahwa ;

“si tikus saja bisa membalas kebaikan kakek, kenapa kau malah marah dan meninggalkannya yang sedang sakit? Padahal kakek juga sangat baik kepadaku,”

Karena kesadaran itulah, akhirnya si kucing segera pulang ke rumah dan merawat si kakek hingga sehat kembali.

Makna Cerita:

Nak,

KEBAIKAN ITU MENULAR, JADI JANGAN RAGU DAN SUNGKAN MENULARKANNYA SEBANYAK MUNGKIN

Nak, saat kita tulus memberi, maka kita juga akan menerima ketulusan yang sama. Saat kita tak sungkan menolong yang lain, maka kitapun tak akan kehilangan pertolongan suatu saat nanti. Mungkin bukan dari orang yang sama, tapi bisa jadi dari berbagai pintu terbuka lainnya, dari sudut-sudut bumi sebelah sana dan sini.

Tuluslah berbuat baik tanpa mengharapkan pengharapan apapun. Tanpa kita sadari tangki kosong kita akantrisi terus menerus sampai penuh. Tanpa kita sadari ternyata kita memiliki banyak hal baik, karena kebaikan yang telah lebih dulu kita berikan tanpa pamrih.

Nak, akan ada orang-orang, akan ada masanya, dimana kebaikan yang telah kamu sebarkan tak akan dianggap apa-apa, bahkan malah akan dicurigai, atau mereka tetap membenci dan berbuat jahat kepadamu. Tidak apa-apa, walaupun begitu, tetaplah berbuat baik. Karena apa yang kita lakukan bukan untuk orang lain. Tapi untuk diri kita sendiri.

Lepaskan segera pengharapan dan ekspektasi ketika kita melakukan sesuatu, apalagi kebaikan. Kita melakukannya bukan untuk imbalan tertentu tapi untuk ketenangan hidup kita sendiri dan tanggung jawab kita kepada Tuhan yang sudah lebih dulu dan selalu baik kepada kita.

Nak, dengarkan baik-baik ya, dan resapi hal-hal ini. Inilah yang diajarkan oleh kebaikan kepada kita:

  1. Kebaikan itu menular, jadi tularkan sebanyak-banyaknya, agar setiap sudut dunia ini penuh dengan harum wanginya dan membuat tenang semua makhluk
  2. Kebaikan itu melembutkan hati yang keras dan pikiran yang kaku. Ia bisa mengubah seseorang, kembali ke hal-hal baik untuk dirinya
  3. Kebaikan bisa mengembalikan sukacita seseorang, mengembalikan senyum dari bibir mereka dan melegakan hati yang gundah
  4. Seperti hukum tabur tuai, begitu juga kebaikan. Kita akan menuai kebaikan jika kita menaburnya lebih dulu, dan sebaliknya.
  5. Kebaikan itu menenangkan jiwa, sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Tuhan yang lebih dulu selalu baik kepada kita.

Nak, inilah catatan mama untukmu, semoga bisa bermanfaat untukmu, sebagai bekal kebaikan dalam menjalani perjalanan kehidupanmu kelak.

Love you, #28weeks of joy and love 💗

-aa-

2 Comments

  • Hi Hairstyles

    Does your website have a contact page? I’m having problems locating it but, I’d like to send you an email. I’ve got some ideas for your blog you might be interested in hearing. Either way, great blog and I look forward to seeing it expand over time.

  • 41 Chic Medium-Length Wavy Hairstyles in 2022

    Howdy! I know this is kind of off topic but I was wondering which blog platform are you using for this website? I’m getting sick and tired of WordPress because I’ve had issues with hackers and I’m looking at alternatives for another platform. I would be great if you could point me in the direction of a good platform.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *