Parenting,  Tumbuh Kembang

Manfaat Bermain Flashcard Untuk Anak

Flashcard merupakan salah satu pilihan permainan edukasi yang mampap bisa berikan atau bermain bersama dengan anak. Tidak hanya sekedar melihat sebuah gambar, flashcard bahkan memiliki banyak manfaatnya, yang sudah pasti akan kita bahas di artikel kali ini. Menjadi seorang psikolog klinis anak, terapis, dan juga seorang tante yang memiliki batita dan balita, apalagi aku yang akan menjadi ibu kelak, di tuntut memiliki kreatifitas yang cukup tinggi dalam memilih ‘alat’ dan menentukan cara bermain yang tepat untuk anak-anak. Dari banyaknya permainan edukasi lainnya, flashcard salah satu alat yang sangat kusukai.

Ada banyak hal bisa kita lakukan dengan flashcard ini, tergantung target apa yang ingin kita sasar. Flashcard merupakan salah satu mainan yang cukup efektif untuk melatih berbagai kemampuan anak. Dan ketika dilakukan dengan tepat dan benar, dengan konsisten, kita akan mendapatkan hasil yang juga sama baiknya. Sebelum membahas manfaatnya, kita kenalan dulu apa sih flashcard itu ya.

Flashcard adalah kartu-kartu bergambar yang dilengkapi kata-kata yang diperkenalkan oleh Glenn Doman. Gambar-gambar pada flashcad dapat dikelompokkan ke dalam satu tema yang sama, seperti seri binatang, buah, huruf, angka, warna, bentuk, dan masih banyak lagi.

Kapan waktu yang baik dan tepat memberikan flashcard pada anak?

  • Pada saat anak masih di dalam kandungan. Anak bisa dikenalkan beberapa benda melalui flashcard. Penelitian mengatakan bahwa bayi di dalam kandunganpun bisa mendengarkan suara mama dan papanya.
  • Pada saat anak berusia 6 bulan sampai 7 tahun. Semakin cepat kita memperkenalkan atau memperlihatkan flashcard, semakin cepat juga otak anak akan berkembang dan kita sebagai orang tua harus mempercepat juga keingintahuan anak. Anak-anak juga belajar dengan cepat, mereka pengamat yang tajam, karena itu akan lebih baik jika diperkenalkan mengenai permainan ini lebih awal.

Semakin sering kita memperlihatkan flashcard kepada anak, anak juga akan semakin mudah mengingat apa kata atau benda yang ada di dalamnya. Untuk semakin meningkatkan kemampuan anak, penyajian kartu harus selama beberapa detik dan lakukan pengulangan beberapa kali.

Flashcard yang baik dan tepat untuk permainan edukasi:

  • Ukuran flashcard harus besar dan menampilkan gambar, huruf, kata, angka, dan lain-lainnya dengan sangat jelas. Gambar juga bisa berwarna, agar anak lebih tertarik untuk memainkannya.
  • Gambar asli, agar anak tidak bingung dengan benda-benda asli, jika kita berikan flashcard dengan gambar kartun.
  • Dikelompokkan sesuai dengan satu tema. Misalnya, hewan, buah, benda-benda di rumah dll.
  • Satu halaman flashcard hanya ada satu gambar, agar anak tidak bingung. Jangan ada gambar lain dan tulisan-tulisan yang kurang perlu. Misal, dalam satu halaman ada gambar anjing saja. Jangan ada dua gambar, misalnya anjing dan polisi. Anak akan bingung melihat gambar yang mana.

Cara bermain:

#1 Diperlihatkan kepada anak satu persatu dengan cepat. Hanya dalam satu detik untuk masing-masing kartu. Flashcard dipegang oleh orang tua, anak duduk di depan kita dan memperhatikan pergantian flashcard. Letakkan flashcard sejajar dengan pandangan anak.

#2 Flashcard dimunculkan satu persatu secara perlahan. Diberikan beberapa detik atau menit kepada anak melihat satu kartu sebelum diganti dengan kartu yang lain. Satu kartu diperlihatkan kemudian anak diminta untuk melakukan identifikasi lebih dalam dengan satu gambar. Misalnya, gambar sapi, anak diminta untuk menyebutkan namanya, habitat, makanan, suaranya, apa yang sapi hasilkan, dan lain sebagainya.

#3 Untuk anak-anak yang sudah paham untuk tidak merusak dan menggigit flaschard, orang tua bisa meletakkan flashcard di lantai, di meja, atau dikursi, dimana saja di sekitar ruangan, kemudian anak diminta untuk mencari gambar yang diminta oleh orang tua. Orang tua bisa memberikan instruksi dengan menyebutkan nama bendanya, atau clue-clue yang lain. Seperti, “cari hewan yang suaranya meow meow,” dll.

#4 Bisa juga sediakan benda asli dari gambar yang ada di flashcard sebagai perbandingan. Misalnya, gambar di flashcard adalah pisang, orang tua bisa menyertakan pisang yang asli, agar anak juga bisa merapi secara nyata, dan juga merasakannya.

Manfaat bermain flashcard:

Melatih kemampuan otak

Saat bermain flashcard anak akan belajar menangkap, mencerna, berpikir, dan mengingat semua informasi yang ia terima. Kecerdasan anak akan lebih meningkat seiring usianya, jika sudah distimulasi sejak kecil. Permainan flashcard ini dapat melatih otak kanan, untuk mengingat gambar dan kata-kata, sehingga pembendaharaan kata juga jadi lebih banyak.

Melatih daya ingat

Permainan flashcard ini dapat merangsang daya ingat anak. Saat orang tua menyebutkan nama dari gambar yang ada pada kartu, maka anak akan berusaha mengingat dan mencari gambar yang dimaksud. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengingat anak agar tidak mudah melupakan hal-hal yang telah dipelajari sebelumnya. Ini akan bermanfaat kelak untuk prestasinya di sekolah.

Meningkatkan fokus dan konsentrasi

Anak harus duduk tenang dan fokus melihat gambar yang ditunjukkan oleh orang tua satu persatu, kemudian menyebutkan nama-namanya. Saat anak berusaha mengingat informasi sebelumnya yang ia dapatkan mengenai flashcard tersebut, otomatis anak juga akan lebih fokus dan berkonsentrasi. Untuk anak-anak yang mudah mengalami distraksi, orang tua bisa memberikan permainan ini agar anak bisa berlatih untuk fokus pada satu hal.

Memperbanyak kosakata dan memperluas wawasan akan sesuatu

Dengan permainan ini, anak dapat melatih identifikasi mengenai satu benda secara lebih dalam dan detail. Orang tua dapat menunjukkan satu persatu kartu kemudian anak menyebutkan namanya, makanannya, suaranya, manfaatnya, habitatnya, rasanya, warnanya dan lain sebagainya.

Meningkatkan kemampuan membaca dan menulis

Dengan flashcard anak-anak bisa membaca dan melihat deretan huruf-huruf yang membentuk satu kata yang bermakna. Anak bisa berlatih mengeja kata tersebut secara perlahan dan berulang. Latihan menulis bisa dilakukan dalam meniru huruf di flashcard, atau menebalkan garis dll.

Melatih kemampuan berbicara dan mendengar

Anak terlatih mendengar instruksi dan perintah yang diberikan oleh orang tua kemudian mengikutinya. Anak juga akan belajar untuk mengucapkan kata yang sama dengan yang orang tua ucapkan. Orang tua juga bisa mengajari anak dengan satu kata yang benar dengan jelas. Dengan begitu anak akan berusaha menangkap dan mencerna informasi dari indera penglihatan dan pendengaran ke otak.

Melatih koordinasi mata dan otak

Ketika orang tua memberikan perintah atau instruksi kepada anak, maka otak dan matanya akan berkoordinasi untuk bisa menemukan kartu dengan gambar yang benar. Koordinasi ini perlu dilatih karena sangat penting untuk mencerna hal-hal baru yang akan bermanfaat dalam kehidupannya.

Mempererat hubungan orang tua dan anak

Anak dan orang tua dapat meningkatkan interaksi yang positif saat bermain flashcard. Anak menjadi senang dan bahagia karena orang tua menyediakan waktu anak, begitu juga orang tua jadi tahu perkembangan anak sejauh mana.

Yang harus diperhatikan orang tua saat bermain flashcard

  1. Ciptakan kondisi rumah yang aman dan tenang nyaman saat bermain.
  2. Perhatikan mood anak. Jangan saat anak ngantuk, lapar atau terdistraksi oleh hal-hal lain. Seperti suara tv atau orang bicara.
  3. Berikan kesempatan anak memilih tema yang diinginkannya. Bisa juga adakan kesepakatan dengan anak, belajar tema yang mana dalam satu jam tersebut.
  4. Berikan berulang dan konsisten untuk meningkatkan kemampuan anak.
  5. Orang tua bisa merencanakan cara bermain yang berbeda-beda dan sekreatif mungkin agar anak tidak mudah bosan dan tertarik bermain.
  6. Berikan contoh terlebih dahulu ketika anak tidak tahu cara bermain. Ajarkan terlebih dahulu nama-nama benda (identifikasi benda) dalam kartu agar anak memiliki informasi awal. Ucapkan kata pada kartu dengan keras dan jelas sambil menunjukkan kartu kepada anak.
  7. Jangan memaksa anak untuk mengingat identifikasi yang kita berikan sebelumnya, masing-masing anak memiliki kebutuhan dan kemampuan yang berbeda-beda dalam mencerna dan memproses sesuatu.
  8. Berikan apresiasi kepada anak saat bisa menjawab dengan benar. Dan juga jangan menyalahkan anak jika belum bisa menjawab dengan tepat.
  9. Sediakan waktu dan ajak anak bermain dengan rutin agar anak terbiasa untuk memainkannya.

______

Semoga penjelasan di atas mengenai flashcard bisa mencerahkan dan menambah pengetahuan mampap dalam memberikan permainan edukasi yang bermanfaat untuk anak ya.

Selamat bersenang-senang bersama buah hati.

-aa-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *