Marriage Care,  Note to Self,  Titik Terang

Hubungan Sehat dalam Pernikahan (yang diperlukan dan fakta-faktanya)

Semua orang, setiap pasangan mendambakan hubungan yang sehat, baik dan bahagia. Sehat yang dimaksud seperti apa? Menurut WHO dan undang-undang kesehatan, sehat disini memiliki batasan secara fisik, mental, sosial dan ekonomi. Maka, dapat juga disimpulkan bahwa hubungan yang sehat ya juga melingkupi batasan-batasan di atas.

Dapat juga dikatakan, bahwa hubungan yang sehat berbicara mengenai segala kebutuhan dapat terpenuhi khususnya kebutuhan-kebutuhan dasar sesuai batasan-batasan sehat di atas. Sebagai manusia, kita memiliki berbagai kebutuhan yang alangkah melegakannya kalau dapat terpenuhi semuanya, setidaknya tercukupi. Tidak harus kelebihan, namun juga sebaiknya tidak sangat kekurangan.

Hubungan pernikahan yang sehat bisa dilihat dari berbagai kebutuhan yang terpenuhi. Jika salah satu saja terabaikan apalagi sengaja dilupakan dan tidak diusahakan tercukupi, bisa dikatakan bahwa hubungan tersebut tidaklah sesehat yang seharusnya.

Hubungan yang sehat apabila batasan-batasan ini terpenuhi : sehat fisik (terpenuhi gizi dan nutrisi dengan baik, segera berobat ketika sakit, tidak ada kekerasan fisik), sehat mental (kejujuran, komunikasi yang baik, tidak ada kekerasan secara mental), sehat sosial (adanya kesempatan yang diberikan untuk berteman dan melakukan aktivitas bersama teman), sehat ekonomi (tidak ditelantarkan, pemenuhan keuangan yang cukup). Menurutku kemudian di tambah satu batasan lagi yaitu sehat spiritual (pasangan sama-sama saling mendekatkan diri dengan sang Pencipta).

(Semoga ya, kita semua bisa memenuhi batasan-batasan di atas dengan semestinya dengan pasangan kita. Sekali lagi kukatakan, tidak perlu yang terlalu berlebih, namun juga jangan disengajakan di kurangi. Yang sewajarnya saja, yang secukupnya saja)

Namun, tidak dipungkiri bahwa tidak semua pasangan bisa dengan sangat mudah memiliki hubungan yang serta merta sehat dan bahagia dari awal sampai akhir. Dan ada juga anggapan bahwa sayangnya tidak semua orang bisa seberuntung orang lainnya yang mendapatkan pasangan yang bisa bersama-sama saling memenuhi batasan itu sehingga terciptalah hubungan yang sehat.

Karena itu aku akan membagikan tentang apa saja yang diperlukan dan fakta-fakta hubungan sehat dalam pernikahan ini, semoga bisa menginspirasi dan juga sebagai jentikan kesadaran agar kita bisa lebih meningkatkan kemampuan-kemampuan diri untuk meningkatkan juga kualitas hubungan pernikahan kita dengan pasangan.

Hubungan pernikahan yang sehat, membutuhkan:

Komunikasi yang baik

Sepanjang usia pernikahan kami, dan juga belasan tahun kami berpacaran, dan yang kudengar dari permasalahan klien-klienku, inilah yang kuakui yang paling utama dan yang paling penting : komunikasi. Kita perlu tahu, perlu belajar kemudian perlu melakukan komunikasi yang baik dan efektif dalam hal apapun kepada pasangan. Menurutku, pasanganku adalah teman karibku, sahabat utamaku, dan rekan kerjaku yang paling bisa kuandalkan. Jadi ketika ada kesulitan atau permasalahan apapun -baik sangat remeh, kecil bahkan yang sangat rumit dan besar sekalipun- pasti akan kusampaikan kepada pasanganku.

Tidak perlu ada yang ditutupi, terbuka saja, toh dia bukan orang lain, dia adalah setengah jiwa dan hidup kita. Terlebih lagi yang paling penting adalah komunikasikan mengenai kegundahan hati kita terhadap batasan-batasan hubungan sehat di atas, bahkan mungkin yang berkaitan dengan ketidakselarasan kita mengenai pasangan kita sendiri. Jika hal itu bisa dikomunikasikan dengan baik dan tepat, maka kita dan pasangan juga bisa bertumbuh dengan lebih baik dari sebelumnya. Impian memiliki hubungan yang sehat bahkan bisa menjadi lebih nyata.

Kejujuran dan Kepercayaan

Ini tidak kalah pentingnya, kejujuran dan juga tidak ketinggalan kepercayaan. Menurutku kejujuran dan juga kepercayaan ini sangat sangat dibutuhkan dalam hubungan pernikahan, agar lebih sehat. Saat kita jujur mengenai apa saja kepada pasangan, otomatis kita juga akan menjadi lebih percaya kepada pasangan. Saat jujur dan percaya ini ada dalam hubungan pernikahan, maka langkah kita juga akan menjadi ringan untuk melakukan hal-hal baik dalam memenuhi batasan-batasan dalam hubungan yang sehat.

Aku pernah bertanya kepada mama yang menjalani commuter marriage dengan papa, apa yang membuat mereka bisa tetap bersama, masih menunjukkan kasih sayang yang tak usai sampai 32 tahun pernikahan mereka. Padahal mereka sangat jarang bertemu dan bersama secara fisik, namun memang tetap keep contact setiap harinya. Jawaban mama dan papa sama, yaitu saling jujur dan saling percaya.

Tidak dipungkiri memang, pasti sulit menjalaninya, mereka terpisahkan oleh jarak yang cukup jauh, walau satu negara tapi berbeda pulau dengan jarak yang tidak pendek. Belum lagi waktu bertemu yang singkat dan berpisah yang cukup lama (1 bulan kerja, 1 minggu di rumah). Namun, itulah yang membuat mereka masih bertahan, masih tetap kokoh dan tidak memudarkan rasa kasih sayang di antara mereka. Jujur dan percaya. Papa bahkan mengatakan dengan kepercayaan mama, dan juga dimulai dari kejujuran papa, langkah kakinya untuk bekerja jadi lebih mudah. Mama juga mengatakan bahwa ia juga jadi lebih lega melepas papa bekerja jauh, karena kejujuran dan kepercayaan itu.

Kemauan untuk terus belajar

Tidak ada manusia yang sempurna, pun tidak ada hubungan pernikahan yang tanpa cela. Pasti ada saja kesulitan, hambatan, bahkan masalah yang muncul baik dari masing-masing pribadi pasangan atau bahkan dari luar kedua pasangan itu sendiri.

Hal ini yang sering kukatakan pada diriku sendiri dan juga pada klien-klienku, ”okay, ada hambatan dan masalah ini, apakah aku sudah berkenan mau mempelajarinya sebelum menyalahkan keadaan, orang lain bahkan diriku sendiri?

Kadang, kita lekas marah pada pasangan, pada keadaan dan bertanya ”kenapa sih begini begitu?” tanpa mau tarik nafas dulu, melihat dulu dari berbagai sudut pandang, mempelajari apa yang sedang terjadi, yang sedang dihadapi. Kemauan untuk belajar melihat sesuatu -apapun itu- dalam perjalanan pernikahan sudah pasti akan membuat hubungan menjadi lebih baik, lebih sehat. Jauh dari kata-kata pertengkaran tujuh hari tujuh malam tanpa membuahkan hasil sama sekali malah membuat hubungan semakin retak, renggang hingga hancur.

Hati terbuka untuk menerima

Hal lain yang dibutuhkan adalah kemauan untuk menerima. Ya, segala sesuatu akan menjadi lebih mudah dilakukan, ketika kita mau menerima apa yang sedang terjadi dan dihadapi. Contohnya, hal-hal yang terjadi kurang pas dari pasangan dengan kita, atau keadaan-keadaan di luar kita dan pasangan yang ternyata tidak sesuai dengan harapan kita.

Untuk bisa menghadapi hal-hal yang terjadi, baik dari hal remeh hingga pelik, perlu adanya penerimaan terlebih dahulu. Kita bisa menerima dan menganggap bahwa itu semua menjadi bagian dari hidup kita, yang sudah pasti akan memberi kita pelajaran positif untuk bekal kita melanjutkan langkah selanjutnya. Saat sudah menerima, kita akan merasa memiliki, ketika merasa memiliki akan lebih mudah untuk kita mengaturnya, mengatasinya sehingga menjadi lebih pas untuk kita dan pasangan. Hubungan yang sehat pun tak akan sulit dirasakan.

Kedewasaan

Berbeda dengan anak kecil yang memandang segala hal masih dari sudut pandangnya sendiri saja, masih membutuhkan 100% orang tuanya untuk mengatasi hal-hal yang terjadi dalam hidupnya, orang dewasa tidak seperti itu.

Kedewasaan memang tidak dilihat dari usia. Dewasa disini adalah ketika kita bisa melihat segala sesuatu yang terjadi dari sudut pandang yang berbeda-beda, tidak kaku hanya ingin menggunakan atau mempercayai satu sudut pandang kita saja. Tentu kita harus membagi setengah-setengah segalanya dengan pasangan, karena perlunya saling dukung dan andalkan, namun kita juga memiliki pandangan yang baik, kuat dan matang untuk disampaikan dan bisa digunakan dengan pasangan.

Kedewasaan disini juga bicara mengenai kita yang sudah memiliki kematangan emosi yang baik, kesediaan kita memang memiliki hubungan yang sehat, no drama, bisa membuat pendapat, persepsi dan bertindak yang tepat, terbuka dan menerima mengenai kelebihan dan kekurangan diri sendiri dan juga pasangan hingga bisa menjalani kehidupan sesuai hukum kehidupan yang berlaku sehingga memiliki hubungan yang sehat dengan pasangan juga akan lebih mudah dirasakan dan didapatkan.

Kemudian,

Apa saja fakta-fakta dalam hubungan yang sehat?

Kita perlu tahu bahwa hubungan yang sehat dalam pernikahan, akan terlihat dari 4 fakta ini, check this out ya;

Kita mencintainya bukan karena ’butuh’ tapi karena kita memilihnya.

Memiliki pasangan, apalagi untuk menikah, bukan karena kita berharap ada seseorang yang bisa membahagiakan kita. Aku percaya dan sangat setuju bahwa hal ini benar dan tepat adanya. Sebagai satu pribadi, kita sebaiknya sudah mampu memenuhkan tangki bahagia kita sendiri, tanpa harus meminta-minta orang lain untuk memenuhkannya untuk kita.

Justru saat kita sudah memenuhkan tangki cinta itu, sudah memiliki kebahagiaan kita sendiri, kita akan bisa mencintai pasangan dengan lebih sepenuhnya dan lebih tulus, tanpa mengharap apapun dan jadi apa adanya. Kitapun menjadi lebih tenang karena tidak perlu menggantungkan hidup kita kepada orang lain, walau itu pasangan kita sendiri.

Hubungan yang sehat akan lebih stabil.

Stabil disini lebih bicara mengenai no drama. Tidak ada drama dalam perjalanan pernikahan. Walau katanya ”drama adalah bumbu-bumbu dalam pernikahan” tapi sebaiknya jangan terus dilakukan drama yang tidak perlu, apalagi sampai melebih-lebihkan masalah yang ada.

Memang, kata stabil akan terdengar membosankan, tapi tidak mengapa karena itu wajar. Justru kita harus menghargai kestabilan yang ada dalam hubungan kita, karena itu sebagai pertanda bahwa kita dan pasangan bisa menyelesaikan masalah dengan semestinya dan seharusnya.

Tidak ada rahasia di antara pasangan

Kita seperti surat terbuka yang bisa dengan jelas dibaca oleh pasangan kita. Baik dari sisi apapun, fisik, mental, sosial, ekonomi bahkan spiritual. Dengan kejujuran yang selalu ada di antara kita dan pasangan, maka kehidupan pernikahanpun akan menjadi lebih tenang dan damai. Jauh dari drama-drama yang tidak perlu. Dan kitapun bisa lebih fokus untuk mencurahkan tenaga, waktu dan pikiran pada hal-hal positif untuk pengembangan kehidupan rumah tangga yang lebih sehat dan bahagia.

Kita bisa menjadi ”rumah” bagi pasangan, begitu sebaliknya

Seharian tak bertemu karena berada di luar rumah untuk bekerja atau melakukan aktivitas masing-masing, akan membuat tenaga dan pikiran terkuras. Belum lagi lelah secara fisik, dan juga secara mental membuat kita membutuhkan sandaran, atau tempat yang nyaman untuk kembali merefresh tubuh dan pikiran.

Selain kita yang memang bisa mencari cara nyaman untuk memulihkan diri sendiri, akan lebih baik dan sangat melegakannya kalau kita punya rumah yang juga nyaman untuk kita pulang dan tinggali, merebahkan tubuh dengan nyaman dan tenang di malam hari sebagai baterai yang kita siapkan untuk keesokan harinya. Akan menjadi lebih baik jika kita dan pasangan dapat saling menjadi ”penyelamat” yang tepat di kala penuh dengan emosi-emosi negatif yang didapatkan di luar rumah.

🌻🌻🌻🌻🌻

Pembahasan kali ini cukup padat dan panjang ya, tapi aku senang dan bahagia karena sambil menulis inipun, aku jadi semakin diingatkan dan disadarkan kembali mengenai pentingnya memiliki hubungan yang sehat dalam pernikahan.

Aku masih percaya dan meyakini ini,

“..sebagai satu individu kita memiliki kekuatan yang bisa membuat kita bertumbuh sendiri, kita bahkan harus memiliki kebahagiaan kita sendiri. Namun ini juga sama baiknya, sebagai pasangan kitapun juga bisa saling membagi bahagia yang telah penuh kita miliki masing-masing kepada pasangan, kita juga bisa membagi kekuatan yang telah kita miliki masing-masing kepada pasangan untuk menghadapi masalah bersama-sama sehingga terciptalah kehidupan atau hubungan yang sehat dalam pernikahan kita..”

Aku bisa, aku yakin kamu juga bisa.

-aa-

9 Comments

  • Louann Mistry

    Hi

    I wanted to reach out and let you know about our new dog harness. It’s really easy to put on and take off – in just 2 seconds – and it’s personalized for each dog.
    Plus, we offer a lifetime warranty so you can be sure your pet is always safe and stylish.

    We’ve had a lot of success with it so far and I think your dog would love it.

    Get yours today with 50% OFF: https://caredogbest.shop

    FREE Shipping – TODAY ONLY!

    Kind Regards,

    Louann

  • Dee Whisman

    Hi there

    Looking to improve your posture and live a healthier life? Our Medico Postura™ Body Posture Corrector is here to help!

    Experience instant posture improvement with Medico Postura™. This easy-to-use device can be worn anywhere, anytime – at home, work, or even while you sleep.

    Made from lightweight, breathable fabric, it ensures comfort all day long.

    Grab it today at a fantastic 60% OFF: https://medicopostura.com

    Plus, enjoy FREE shipping for today only!

    Don’t miss out on this amazing deal. Get yours now and start transforming your posture!

    Sincerely,

    Dee

  • Lavonda Defazio

    Good day

    Is your dog’s nails getting too long? If you’re tired of going to the vet or groomer to get them trimmed, why not try PawSafer™?
    With PawSafer™, you can trim your dog’s nails from the comfort of your own home, and it only takes a few minutes!

    PawSafer™ is the safest and most convenient way to trim your dog’s nails, and it’s very affordable.

    Get it while it’s still 50% OFF + FREE Shipping

    Buy here: https://pawsafer.sale

    Best regards,

    Lavonda

  • Jere Concepcion

    Hey

    Looking to improve your posture and live a healthier life? Our Medico Postura™ Body Posture Corrector is here to help!

    Experience instant posture improvement with Medico Postura™. This easy-to-use device can be worn anywhere, anytime – at home, work, or even while you sleep.

    Made from lightweight, breathable fabric, it ensures comfort all day long.

    Grab it today at a fantastic 60% OFF: https://medicopostura.com

    Plus, enjoy FREE shipping for today only!

    Don’t miss out on this amazing deal. Get yours now and start transforming your posture!

    Thank You,

    Jere

  • Sherry Rydge

    Good Morning,

    I hope this email finds you well. I wanted to let you know about our new BANGE backpacks and sling bags that just released.

    The bags are waterproof and anti-theft, and have a built-in USB cable that can recharge your phone while you’re on the go.

    Both bags are made of durable and high-quality materials, and are perfect for everyday use or travel.

    Order yours now at 50% OFF with FREE Shipping: http://bangeshop.com

    Many Thanks,

    Sherry

  • Felica Ross

    I now offer contact form blasting service. With my DFY service you can either do a targeted blast to only websites that match your criteria or bulk blast large volumes of sites worldwide. Prices start at just $50 to reach 500,000 bulk sites. Contact me at my email or skype below for details.

    P. Stewart
    Skype: live:.cid.e169e59bb6e6d159
    Email: ps5771@gomail2.xyz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *