First Pregnancy,  Si Mungil Baca,  Titik Terang

Catatan si Calon Mama #8 (manfaat membaca buku saat hamil)

Membaca’ adalah sesuatu kegiatan yang kusukai setelah menulis. Sejak kecil papa sudah mengenalkanku dengan berbagi buku bacaan, aku ingat dulu awal-awal banget selalu dibelikan majalan bobo, kemudian buku-buku cerita mengenai hewan, lalu meningkat menjadi buku bacaan tentang anak-anak sekolah minggu, begitu seterusnya, sampai aku sudah cukup usia untuk memahami buku bacaan papa.

Kemudian setelah dewasa aku lantas memilih sendiri genre buku apa yang ingin kubaca dan kudalami, terlebih lagi setelah menjadi psikolog, aku semakin suka membaca dan mengisi kepala dan keingintahuanku mengenai kesehatan mental dan sekarang sedang mendalami mengenai buku-buku mengenai makna hidup.

Membaca memang tidak harus dengan buku fisik saja, bisa membaca artikel seperti yang ada di blog, membaca quote dan masih banyak lain lagi bacaan-bacaan yang memiliki manfaat baik untuk dibaca. Membaca juga tidak memberikan batasan kepada individu, siapa saja bisa melakukannya, dari anak-anak sampai dewasa, bahkan janinpun bisa juga diajak membaca buku oleh mamil dan pamil, seperti yang sedang kami lakukan sekarang ini.

Membaca (informasi positif, apa saja) memberi dampak yang baik, seperti menambah wawasan kita, membuat kinerja otak menjadi optimal dan kadang juga bisa membuat tubuh, pikiran dan jiwa menjadi lebih rileks.

Kali ini, di tulisan ini akupun ingin membagikan manfaat-manfaat positif tentang membaca ini, namun akan lebih spesifik lagi, yaitu untuk janin di dalam kandungan dan juga si calon mama. Dan ternyata banyak juga lho manfaat dari membaca buku saat kita hamil.

Manfaat membaca untuk Janin

Meningkatkan aktivitas otak bayi di dalam kandungan

Membaca sambil bersuara sangat dianjurkan karena selama kehamilan otak bayi sedang berkembang pesat dan menyimpan informasi untuk digunakan di masa mendatang. Ketika mamil sudah mulai meningkatkan aktivitas otak bayi dalam kandungan dengan membaca, hal ini juga akan mampu meningkatkan keterampilan literasi dini dan perkembangan bahasa di masa datang.

Meningkatkan konsentrasi bayi dalam kandungan

Membaca buku dengan bersuara membuat si kecil akan mulai mengidentifikasi suara mama. Jika dilakukan terus menerus maka perhatian bayi akan meningkat, yang nantinya akan mempengaruhi pada peningkatan konsentrasi pada bayi. Kata-kata yang berulang juga di simpan dalam memori bayi yang belum lahir dan membantu mereka saat nantinya mulai sekolah.

Membuat janin lebih rileks dan tenang

Ketika membaca mama akan menjadi lebih tenang dan rileks, apalagi jika mama memang memiliki hobi membaca. Ketika mama tenang dan rileks, hal ini juga bisa dirasakan oleh janin di dalam kandungan. Dan bukannya tidak mungkin, nanti setelah ia lahir, ia juga akan memiliki kesenangan atau hobi yang sama dengan mama yaitu membaca buku.

Memperkaya kemampuan bahasa sejak dini

Saat mendengar suara mama ketika membaca, janin akan mengenalinya sebagai bentuk bahasa yang ia pahami. Selanjutnya bakal ini akan membantunya mengembangkan pemahaman bahasa yang lebih kompleks saat ia telah lahir nanti.

Meningkatkan perkembangan intelektual / koordinasi si kecil

Otak bayi mulai beradaptasi dengan suara dan bahasa yang ia dengar sejak dalam rahim atau kandungan. Selain suara mama, janin juga bisa mendengarkan dan cenderung dapat mengenali kata-kata yang pernah ia dengar saat berada dalam kandungan ketika mereka lahir nanti. Karena itu membaca saat hamil merupakan langkah awal untuk menstimulasi perkembangan otak bayi.

Manfaat membaca untuk mamil

Mempererat hubungan atau bonding antara mamil dan janin

Pada usia 17 minggu, janin sudah bisa mendengar suara dari luar. Pada saat usia ini janin sudah mulai mengenali suara mamanya yang memberikan efek menenangkan. Selan mengajak janin mengobrol dan bernyanyi, membaca buku juga jadi salah satu alternatif yang baik atau kaya manfaat untuk meningkatkan komunikasi antara mama dan janin. Interaksi yang terjalin membuat janin merasakan cinta mamanya secara emosional sehingga hubungan menjadi lebih dekat.

Menenangkan diri, agar menjadi lebih rileks

Masa-masa kehamilan memiliki dampak yang berbeda-beda bagi setiap mamil. Ada yang mengalami gejala yang berat dan membuat tidak nyaman sampai gejala yang ringan dan berasa tidak sedang hamil. Membaca menjadi salah satu kegiatan sederhana yang bisa dilakukan mamil agar menjadi lebih rileks dan pikiran tidak hanya terfokus pada dampak atau ketidaknyamanan yang dirasakan. Pilihlah jenis bacaan yang ringan, dan mudah dipahami agar tubuh dan pikiran mamil menjadi lebih rileks lagi.

Mengurangi stres saat hamil

Cukup sekitar 15 menit setiap harinya. Kegiatan membaca ini bisa membuat pikiran lebih santai, badan menjadi lebih rileks, dampaknya juga bisa mengurangi stres dan kecemasan yang mungkin mama rasakan, yang bisa terjadi karena pikiran-pikiran negatif tentang kehamilan atau kecemasan mengenai proses kehamilan nantinya.

Menjaga kesehatan otak mamil

Membaca memberi dampak baik untuk kesehatan otak mamil yang nantinya juga berdampak positif pada kesehatan mental. Membaca melibatkan fungsi otak, termasuk proses visual dan pendengaran, kesadaean fonemik, kefasihan dan pemahaman tentang suatu hal. Selain itu saat kita membaca, hubungan antara korteks temporal kiri otak, area yang terkait dengan penerimaan bahasa semakin meningkat. Hal ini membuat fungsi otak semakin maksimal ketika mama memiliki kebiasaan membaca.

Meningkatkan konsentrasi, fokus dan pemecahan masalah

Kebiasaan membaca buku memberikan kita kemampuan untuk lebih fokus, berpikir lebih praktis, dengan cara yang lebih efektif dan juga obyektif. Hal ini juga akan sejalan dengan kemampuan yang lebih baik dalam pemecahan masalah. Mamil akan lebih mampu melihat secara obyektif hal-hal yang terjadi atau yang dialami dalam masa kehamilan sehingga cara menyelesaikan dan juga membuat nyaman diri juga semakin baik dan efektif.

Tips untuk mama ketika membaca buku saat hamil

  1. Jangan terburu-buru. Carilah waktu yang luang dan fleksibel, jangan dipaksakan. Jadikan membaca buku menjadi pengalaman yang positif dan menyenangkan. Kurang lebih bisa dilakukan selama 15 menit. Tidak perlu terlalu lama dan memaksakan diri.
  2. Pilihlah tempat dan posisi yang nyaman. Mamil bisa memposisikan diri senyamannya bumil, bisa duduk atau sambil berbaring. Pilih juga tempat yang tenang dan tidak terlalu bising.
  3. Pilih buku yang mamil suka, dan sekiranya juga disukai si kecil. Perhatikan juga untuk memilih bacaan yang sederhana dan ringan, jangan yang rumit, berat dan malah membuat stres.
  4. Libatkan keluarga, khususnya pamil juga. Jika ini kehamilan pertama, mamil bisa bekerja sama dengan pamil untuk membacakan juga sebuah buku untuk janin. Atau juga bisa mengajak si kakak membaca buku bersama-sama untuk calon adiknya.
  5. Have fun! Nikmati, santai dan bersenang-senanglah. Tidak ada target tertentu, jadi hanya nikmatilah buku yang dibaca dengan gembira dan tanpa beban.

Lalu,

Jenis-jenis buku yang baik dan tepat untuk janin

Buku anak-anak

Buku anak-anak seperti dongeng atau cerita-cerita pendek yang memiliki kata-kata sederhana dan mudah dipahami. Cerita-cerita anak biasanya memiliki makna-makna sederhana yang bisa juga mama sampaikan kepada di kecil dalam kandungan. Setelah mama selesai membaca ceritanya, mama bisa merangkum maknanya menjadi kata-kata yang sederhana dan pendek, dan sekiranya mudah dipahami oleh janin.

Buku tentang agama atau kebaikan

Buku-buku jenis ini dapat menumbuhkan nilai-nilai positif sejak dini kepada janin. Ceritakan dengan kata-kata sederhana dan sertai dengan contoh-contoh nyata yang bisa dengan mudah ditemukan di dalam kehidupan sehari-hari.

(saat anak lahir nanti, anak akan lebih mudah memahami atau tertarik dan merasa lebih nyaman/tenang dengan buku-buku tersebut karena adanya efek recalling)

Jadi, jangan lewatkan aktivitas membaca buku saat kami ya mama 🙂

-aa-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *