Books Review,  Note to Self,  Si Mungil Baca

Book Review | Trying by Kobi Yamada

Judul : Trying 
Penulis : Kobi Yamada
Ilustrator : Elise Hurst
Penerbit : Compendium
Reading Age : 4+ years
Bahasa / Jenis Buku : Inggris / Hardcover 48 halaman

Buku dengan judul Trying dari Kobi Yamada ini menceritakan tentang seorang anak laki-laki yang menemui seorang pemahat tua untuk tahu bagaimana cara ia memahat patung-patung batu yang teramat indah. Ia juga ingin mulai memahat namun merasa kebingungan dan kurang percaya diri untuk memulai.

Tak pelit ilmu, pun tidak segan-segan memberi nasehat kata-kata yang bijak dan hangat, pemahat tua sangat terbuka dan tulus memberi semangat kepada anak laki-laki itu. Mendengar nasehat pemahat tua, anak laki-laki menemukan semangatnya untuk memulai, tapi ternyata tidak berjalan lancar. Hasilnya selalu tidak sesuai harapannya dan membuatnya kecewa seketika. Tak segan-segan ia kembali ke pemahat tua kemudian kembali mendapatkan suntikan semangat dan kembali ke studionya untuk mulai memahat lagi. Ia terus mencoba, mencoba dan terus mencoba, namun lagi-lagi ia kecewa kemudian sedih karena selalu gagal.

Saat ia kembali ke pemahat tua untuk ke sekian kalinya, pemahat tua kemudian mengajaknya ke suatu tempat. Tempat itu adalah tempat ia menumpuk patung-patung yang tidak berhasil diselesaikannya. Ia berkata,

"It's my failure and I proud of it."

Setelah itu, anak laki-laki itu kembali ke studionya, lalu mulai memahat lagi. And long short story, he did it. Ia berhasil dan menjadi pemahat yang hebat, Dihalaman terakhir, ilustrasinya hampir sama dengan di awal, tapi bedanya, ada seorang pemahat pemula (seorang perempuan) menemui pemahat laki-laki yang tadinya diceritakan terus gagal kemudian menjadi pemahat yang berhasil.

Buku Trying dari Kobi Yamada ini menjadi salah satu buku yang paling mama sayang dan akan mama jaga untuk nantinya mama wariskan kepada Naira dan Gading. Mama percaya buku ini akan menjadi pengingat, penerang bahkan penyembuh untuk NaiGading, karena saat mama baca buku ini, mama benar-benar merasa disembuhkan kemudian di berikan semangat kembali untuk melangkah dan berayun.

Nak, duni ini sangat luas, akan ada banyak sekali hal-hal yang bisa kalian temui, dapatkan bahkan inginkan. Sejalan dengan itu, akan banyak juga kalian temui kebingungan, rasa kurang percaya diri, merasa seperti pemula dan tak tahu apa-apa, juga adanya keraguan dan khawatir kalau kalian tidak mampu melakukan sesuatu. Seperti anak laki-laki di dalam buku ini yang ingin mulai memahat tapi belum cukup tahu caranya dan merasa kurang percaya diri.

Begitu ia bertanya kepada pemahat tua, dan mulai saat itu perjalanannya dimulai. Setelah mendapatkan nasehat dari pemahat tua, iapun memulai pahatannya. Namun, ternyata tidak langsung berjalan lancar.

Hal itu wajar nak. Papa dan mama bahkan semua orangpun pernah merasa seperti itu. Di tengah langkah kaki dan ayunan tangan meraih harap, masih ada saja kendalanya. Mungkin akan kembali tergoyahkan, bahkan ada hal-hal yang bisa mematahkan. Membuatmu mempertanyakan kembali tujuan awalmu, bisa jadi membuatmu merasa tidak mampu dan pantas bahkan juga akan dengan mudah membuatmu berhenti atau berbalik arah.

"Teruslah mencoba anakku, Naira dan Gading."

Seperti kata-kata pemahat tua di buku ini,

"The truth is, we are all failure. The dreamers, the doers, the creators. Being a failure means you loved something. You cared. It's mean you stepped forward. You didn't hold back, you tried."

______

Ada dua hal yang bisa Nai dan Gading pelajari dari buku Trying dan cerita anak laki-laki bersama pemahat tua ini:

Seperti si anak laki-laki yang mau terus belajar, mencari tahu caranya, terus mencoba, membuka diri mendengar pengalaman dari pemahat tua ketika ia mengalami kebingungan bagaimana cara memulai memahat. Tidak mudah menyerah dan terus mencoba adalah hal yang membuatnya kemudian berhasil menjadi pemahat yang hebat.

Seperti pemahat tua yang mau membagikan pengalaman hidupnya dengan sukarela, sungguh-sungguh dan tulus, bahkan ia memperlihatkan sesuatu di akhir yang kemudian menjadi penyemangat besar untuk anak laki-laki itu. Begitu juga pemahat laki-laki ini yang mau tetap berbagi kepemahat pemula, saat ia sudah berhasil dan menjadi pemahat hebat seperti si kakek.

______

Buku ini bagus banget, 5/5 bintang kalau mama kasi skornya. Hehehehe/ Highly recommended ini. Bagi mereka yang pernah mengalami sakit dan pedihnya mencoba sesuatu yang baru tapi hasilnya tidak sesuai harapan.

Dengan ilustrasi hitam-putih karya Elise Hurst yang memikat dan pesan yang kuat dari Kobi Yamada, kisah indah ini dapat kembali menyadarkan kita bahwa ada banyak hal yang bisa ditawarkan dari kegagalan, pelajaran yang membantu kita belajar, tumbuh dan menemukan semua hal menakjubkan yang dapat kita lakukan.

Akhir kata, buku ini tidak hanya cocok dibaca bersama anak-anak. Tapi juga pas banget dibaca oleh orang tua dan orang dewasa lainnya, yang ingin tersembuhkan dari sakitnya kegagalan atau bagi mereka yang ingin keluar dari zona nyaman namun masih berpikir ribuan kali untuk mencoba hal yang benar-benar baru baginya.

Happy reading ya 🙂


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *